00.56

Beberapa Contoh Menu Masakan Sayur Yang Sehat


Sayur Asem


Bahan:

  • Kacang Panjang 10 bh.
  • Jagung Muda 3 bh.
  • Daun Melinjo secukupnya.
  • Terung 1 bh
  • Kacang Tanah 100 gram.
  • Jagung Manis 2 bh.
  • Air 11/2 lt.
  • Cabai merah besar 1 bh iris serong.
  • Cabai merah hijau 1 bh iris serong
  • Daun salam 2 lbr.
  • Lengkuas 1 ruas
  • Asam muda secukupnya.
  • Gula jawa 1/2 potong.

Bumbu Halus:

  • Bawang Merah 6 bh.
  • Cabai Merah Besar 2 bh.
  • Kemiri 5 bh.
  • Terasi 1 sdt.
  • Garamsecukupnya.

Cara Memasak:

  1. Bersihkan sayuran potong-potong.
  2. Didihkan air. Masukkan bumbu halus dan daun salam, lengkuas, asam, gula jawa, sampai didih kembali.
  3. Masukkan sayuran yang keras seperti jagung manis, kacang tanah. Masak sampai setengah matang, lalu masukkan sayuran yang lainnya terung, jagung muda, kacang panjang, daun melinjo.
  4. Masak sampai semua matang, angkat.

Sayur Bayam

Bahan:

  • 200 g daun bayam, potong-potong
  • 100 g oyong, bersihkan, potong-potong
  • 60 g jagung putren, potong-potong
  • 2 buah tomat, potong dadu
  • 1400 ml air

Bumbu:

  • 4 siung bawang merah, iris halus
  • 3 siung bawang putih, iris halus
  • 2 cm kencur, iris halus
  • 1 cm temu kunci, iris halus
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Rebus air dengan semua bumbu-bumbu. Masak hingga mendidih.

  2. Masukkan oyong, jagung putren, tomat dan bayam. Masak hingga semua bahan matang. Angkat. Tuang ke dalam mangkuk saji, hidangkan hangat.


Dan masih banyak lagi Menu Sehat yang berbahan baku sayuran.

00.10

Manfaat Sayur Bagi Tubuh Kita


Bertahun - tahun diketahui manfaat sayuran bagi kesehatan. Namun para ahli kimia pangan tetap dibuat penasaran mengenai misteri di balik manfaat sayuran. Pengungkapan misteri di balik sayur-mayur beberapa tahun akhir ini memang banyak menjadi perhatian para peneliti. Fenomena-fenomena unik yang berkembang saat ini, misalnya berkait dengan cara penyembuhan penyakit yang diistilahkan dengan ”herbal healing”.

Gerakan kembali ke alam menjadi alah satu faktor pendorong konsumsi tumbuh-tumbuhan dan sayuran sebagai sarana menuju hidup sehat dan berumur panjang. Kondisi ini secara tidak langsung menumbuhkan masyarakat baru yaitu pengkonsumsi tumbuhan dan sayuran.

Agar dapat memanfaatkan berbagai jenis sayuran secara optimal dibutuhkan penelitian dalam waktu panjang. Para peneliti di Jepang tampaknya sudah menangkap prospek bisnis dari manfaat sayuran. Sehingga banyak para peneliti di bidang kimia alam menaruh perhatian pada berbagai jenis sayuran serta bahan bumbu yang terdapat dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat dikawasan Asia, karena di samping keragamannya tinggi, sayuran Asia mempunyai sifat spesifik untuk daerah tropis.

Penelitian yang dilakukan tim peneliti Jepang di bawah pimpinan Masatoshi Yamazaki menemukan fenomena baru dari observasi terhadap 14 jenis sayuran. Empat belas sayuran yang diteliti adalah jenis sayuran yang dikonsumsi oleh masyarakat umum sehari-hari. Penelitian mengindikasikan adanya semacam senyawa yang mempunyai sifat menstimulasi tubuh memproduksi senyawa, yang diistilahkan dengan TNF (Tumor Necrosis Factor). TNF adalah senyawa aktif dalam tubuh yang dapat berfungsi untuk meluruhkan sel-sel tumor.
Nilai lebih dari senyawa yang terkandung di dalam sayuran itu di samping mempunyai sifat seperti TNF, mempunyai kemampuan pula menstimulasi daya tahan tubuh atau kekebalan tubuh yang diistilahkan dengan immunopotentiator. Dari 14 jenis sayuran ini, empat jenis di antaranya yaitu seperti kol, wortel, bayam, dan buncis ternyata mempunyai potensi tinggi untuk menginduksi tumbuhnya faktor kekebalan di dalam tubuh.

Hasil uji yang dilakukan terhadap sifat immunopotentiator ini, sayuran seperti wortel, kubis, dan bayam mempunyai aktivitas stimulan yang kuat sepadan dengan interferon dan OK-432 serum. Kedua senyawa ini, interferon dan OK-432 serum, adalah senyawa yang secara luas sudah digunakan di rumah-rumah sakit untuk menstimulasi sistem kekebalan tubuh pada pasien yang umumnya terjangkit kanker.
Percobaan yang dilakukan pada hewan percobaan yang mendapat suntikan ekstrak sayuran menunjukkan TNF yang dihasilkan mencapai 1000 U/ml, dua kali lipat dari yang dihasilkan dengan perlakuan interferon atau OK-432 yang hanya mencapai 500 U/ml. Namun demikian tidak berarti bahwa semakin banyak makan ekstrak sayuran maka TNF yang diproduksi didalam tubuh akan bertambah tinggi. Ternyata ada ambang batas maksimal untuk tiap jenis sayuran yang memiliki pengaruh terhadap produksi TNF di dalam tubuh, walaupun dosis ekstrak sayuran yang dikonsumsi sama. Misalnya, ekstrak bayam dan kol yang disuntikkan ke dalam tubuh tikus percobaan sampai di atas dosis 13ul/hewan, justru produksi TNF menjadi turun. Berbeda dengan wortel atau buncis yang di atas dosis tersebut masih menunjukkan kenaikan dari produksi TNF.
Dengan demikian, kalau kita akan memanfaatkan khasiat sayuran, tentunya juga harus cukup selektif. Artinya selektif dalam memilih sayuran yang mempunyai pengaruh stimulator pembentukan TNF tinggi, tapi cukup aman bagi yang mengonsumsi. Kadang kala ada orang yang tidak dapat makan sayuran berserat tinggi, atau mengandung kadar kristal oxalat tinggi, seperti bayam atau kangkung.

Fenomena khasiat sayuran terhadap sistem kekebalan tubuh memang unik. Tapi yang lebih menarik adalah bagaimana mekanismenya yang terjadi di dalam tubuh. Sistem kekebalan dalam tubuh umumnya ditunjukkan adanya mekanisme pertahanan oleh darah putih atau disebut leukosite. Misalnya, seseorang yang menderita infeksi oleh bakteri, atau setelah terapi kimia atau penyinaran, biasanya jumlah sel leukosite ini akan meningkat karena fungsi dari immunopotentiator dan fungsi immunomodulator yang bekerja lebih spesifik akan ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah leukosite jenis neutrophil.
Ekstrak sayuran ternyata mempunyai substansi yang mampu aktif sebagai immunopotentiator dan immunomodulator. Hasil percobaan dengan menyuntikkan ekstrak sayuran secara intraperitoneal atau di bawah kulit dengan separuh dosis efektif ED50 pada hewan percobaan, menunjukkan adanya akumulasi dari neutrophil tersebut.

Dengan demikian jika kita makan sayuran, dan kebetulan jumlah sayuran yang kita makan dapat menghasilkan dosis minimal yang dapat mengaktivasi pembentukan neutrophil, maka secara tidak langsung sistem kekebalan sudah terbentuk dalam tubuh kita. Ide ini ternyata cocok dengan penelitian data epidemiologi, yakni komunitas masyarakat yang dominan mengonsumsi sayuran ternyata mempunyi tingkat bahaya kematian yang lebih rendah dari komunitas masyarakat yang tidak mengonsumsi sayuran.

23.45

Beberapa Contoh Sayur Yang Sehat & Bermanfaat

Wortel
Manfaat wortel bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:
1. Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
2. Membantu pertahanan tubuh dari risiko kanker, terutama kanker paru-paru, kanker larynx (tenggorokan), esophagus (kerongkongan), prostat, kandung kemih dan cervix (leher).
3. Mencegah konstipasi atau kesulitan buang air.
4. Membantu meningkatkan ketahanan terhadap keracunan makanan.

Kubis (Kol)
Manfaat kubis bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
1. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke.
2. Mengurangi resiko kanker lambung, kanker usus besar (kolon) dan kanker dubur.
3. Mengurangi resiko terserang katarak.
4. Mempercepat penyembuhan bisul dan meningkatkan kesehatan pencernaan.
5. Menurunkan kada kolesterol jahat atau LDL ( Low Density Lipoprotein).

Paprika
Manfaat paprika bagi kesehatan tubuh adalah sebagaI berikut:
1. Sebagai antioksidan.
2. Menurunkan kolesterol.
3. Mengatur suhu tubuh.
4. Mengobati infeksi hidung dan tenggorokan.
5. Menurunkan kadar gula dalam darah.
6. Mengobati luka, memar dan keseleo.
7. Menumbuhkan rambut.

Brokoli
Manfaat brokoli bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:
1. Memperkecil resiko terjadinya kanker kerongkongan, perut, usus besar, paru, larynx, parynx, prostat, mulut dan payudara.
2. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan stroke.
3. Mengurangi resiko terkena katarak.
4. Membantu melawan anemia.
5. Mengurangi resiko terkena spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan tulang belakang).

Rumput Laut
Manfaat Rumpurt Laut bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:
1. Sumber vitamin B12.
2. Mengurangi resiko terjadinya tumor payudara.
3. Menghasilkan iodine yang berfungsi menjaga kesehatan tiroid.
4. Menghambat pertumbuhan sel kanker.

Tomat
Manfaat tomat bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
1. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung
2. Menghilangkan kelelahan dan menambah nafsu makan.
3. Menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara dan endometrium.
4. Memperlambat penurunan fungsi mata karena pengaruh usia ( age-related macular degeneration).
5. Mengurangi resiko radang usus buntu.
6. Membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal, dan mencegah kesulitan buang air besar.
7. Menghilangkan jerawat.

Bawang merah
Manfaat Bawang Merah bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
1. Menurunkan kadar lemak dalam darah.
2. Mencegah penggumpalan darah.
3. Menurunkan tekanan darah.
4. Melemaskan otot bronchial
penderita asma.

Ubi
Manfaat Ubi bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
1. Menunjang kesehatan jantung.
2. Sebagai antioksidan.
3. Membantu mengatasi gangguan anemia.
4. Membantu mengendalikan tekanan darah.

Daun Selada
Manfaat Daun Selada bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
1. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke.
2. Mengurangi resiko terjadinya kanker.
3. Mengurangi resiko terkena katarak.
4. Membantu mengurangi resiko spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan padda tulang belakang).
5. Membantu kerja pencernaan dan kesehatan organ hati.
6. Mengurangi gangguan anemia.
7. Membantu meringankan insomnia
(sulit tidur) karena
ketegangan syaraf.

Bit
Manfaat Bit bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut :
1. Mengobati kantung empedu dan hati.
2. Mencegah anemia.
3. Menghancurkan sel tumor atau kanker.
4. Menurunkan kolesterol.

Kedelai
Manfaat Kedelai bagi kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:
1. Menurunkan kolesterol.
2. Menurunkan kadar gula darah.
3. Mencegah kanker payudara.
4. Mencegah kanker kolon.
5. Menghambat laju pertumbuhan kanker.
6. Mencegah osteoporosis.

Dan masih banyak lagi sayur-sayuran yang bermanfaat.